MANGANI KOTA TAMBANG YANG HILANG

Mangani Kota Tambang yang Hilang merupakan sebuah karya kreatif yang berbentuk setengah fiksi. Rangkaian cerita dalam laman ini merupakan imaginasi perjalanan seorang dokter berkebangsaan Austria kelahiran 1882 ke Mangani di garis equator di tanah sumatra yang menjadi jajahan Belanda.

Setelah menamatkan pendidikan kedokteran dalam usia 31 tahun, Walther Rosesntingl, ‘tersesat’ menjadi dokter pada sebuah pertambangan milik Maatschappij Mijnbouw Aequator. Hidup di tengah hutan dalam pertambangan di daerah yang dalam peta lama di sebut gunung emas sejalan dengan kecintaannya pada tumbuhan. Dua kali dia tinggal di Mangani dalam rentang waktu hampir sepuluh tahun.

Banyak kenangan dan cerita yang dialaminya dalam kurun waktu tersebut. Dalam catatannya dimuat berbagai hal tentang pertambangan Mangani tersebut. Sebuah album foto yang diwariskannya pada cucunya menjadi informasi yang sangat berharga untuk membuka tabir tentang Mangani, yang kini menjadi kawasan konservasi di perbatasan tiga Kabupaten di Sumatera Barat: Lima Puluh Kota, Agam dan Pasaman.

Adalah sebuah keberuntungan ditengah tragedi kecil yang dialami penulis ketika mendapatkan kontak secara tidak sengaja dengan cucu dokter Walther Rosenstingl tersebut. Mengetahui banyak hal tentang Mangani rupanya merupakan karunia tidak terhingga di balik kejadian yang di alami penulis.

Semoga, Mangani Kota Tambang yang Hilang, menjadi PARINTANG-RINTANG yang bermanfaat dan seperti jargonnya PARINTANG-RINTANG: Duduk meraut ranjau; Tegak meninjau jarak

Wassalam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s