LAMANG TAPAI (KAPIK) GOJEK

Lamang Tapai yang dikirim Pakai GOJEK

Lamang Tapai yang dikirim Pakai GOJEK

Parintang-rintang: Inilah, cerita mereka, cerita kawan dan teman-teman kami di zaman teknologi informasi. Lamang tapai dibeli dan dihantarkan dengan menggunakan jasa media teknologi informasi.

Lebaran haji, atau Hari Raya Idhul Adha di kampung kami adalah hari raya yang tidak lepas dengan panganan khas, entah berupa Lapek bugih, atau Lamang dengan Tapai (baca: Lamang Tapai). Makanan tersebut dapat dibuat sendiri di rumah. Kalaupun harus dibeli, tempat penjulannya pun masih dapat dijangkau dari tempat kediaman kami.

Gambar dan cerita lamang tapai yang berseliweran, di media sosial mau tak mau memancing rasa ngiler teman-teman se kampung yang kini diperantauan, khususnya yang berdomisili di Jabodetabek. Dalam sebuah grup chat yang saya ikuti, topik tentang salero kampuang ini sejak kemaren begitu hangat dibicarakan. Siapa yang tidak ingin merasakan nikmatnya sensasi makan lamang tapai, sebagai pembuka puasa Arafah ataupun puasa menjelang shalat Idhul Adha.

Harga bukanlah sesuatu yang harus diperdebatkan begitu biasanya benang merah diskusi tersebut. Cita rasa dan kesempatan untuk membeli Lamang tapai ditengah-tengah kesibukan kerja dan mobil yang relatif tidak bergerak di jalanan Ibu Kota yang macet adalah penghalang utama. Diujung diskusi didapatlah satu penyedia lamang tapai yang benar-benar mempunyai cita rasa lamang tapai kampung. Harganyapun tidak sampai dua kali harga di kampung. Masalahnya satu. Yang menjual tidak tinggal di lokasi yang strategis dan mudah terjangkau plus tidak melek (tidak peduli) teknologi informasi.

Tapi itu semua bukanlah kendala. Zaman sudah berubah. Jarak bukan lagi sebuah penghalang. Teknologi informasi telah memberi kemudahan. Lamang tapai dipesan lewat seorang kawan yang tinggalnya berdekatan dengan penjual lamang tapai tersebut. Jumlah pesanan dikirim lewat jalur medsos, entah What’s App, Messenger ataupun yang lebih konvensional (SMS). Transaksi pembayaran dilakukan lewat e-banking. Setelah pemesanan berses lalu bagaimana mengantarkannya.

Ternyata untuk mengantarkannya juga tidak sulit. Dunia teknologi informasi yang terus berkembang menawarkan aplikasi untuk antar jemput orang dan barang. Sayup-sayup kita pasti pernah mendengar Layanan taksi Uber (yang bermasalah?), Grabtaxi (juga sedang bermasalah?) maupun ojek online seperti GOJEK, Grabbike, bluejeck, dll. Semua itu adalah layanan hantar jemput berbasis aplikasi yang kini sedang marak di Ibu Kota.

Penolakan Pemesanan Gojek Karena lebih dari 25 km

Penolakan Pemesanan Gojek Karena lebih dari 25 km

Dengan menggunakan layanan GOJEK, lamang tapai dikirim dari kediaman teman tersebut ke tempat kawan yang memesan. Ongkosnya, Satu kali kirim sekitar 10 ribu s/d 25 ribu rupiah, dengan jarak maksimum 25 km. Pagi ini, beberapa lamang tapai sudah sampai pada beberapa alamat kawan yang dituju. Tapi ada kendala, beberapa kawan tidak bisa dikirimi, karena jaraknya dengan lokasi pengiriman lebih dari 25 kilometer. Solusinya, lamang tapai dikirim terlebih dahulu ke alamat kawan yang jaraknya ke lokasi akhir tidak sampai 25 kilometer. Dengan kata lain ada dua kali pemesanan GOJEK. Ongkosnya pun tidak seberapa, hanya 20 ribu rupiah sebelum diberi TIPS. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, lamang tapai pun sampai di tempat yang dituju. Siap untuk dibawa pulang, dicicipi atau disiapkan untuk menu Hari raya Idhul Adha besok hari.

Rupanya, di zaman teknologi informasi yang menawarkan aneka kemudahan ini, untuk menikmati sensasi lamang tapai juga tidak sulit. Pesan lewat medsos, bayar lewat e-banking, antarkan lewat Ojek Online.

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA, SELAMAT MENIKMATI LAMANG TAPAI (CITA RASA) KAPIK GOJEK KANTI-KANTI.

Advertisements
This entry was posted in Interest. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s