MALAM GAGAP

Hujan deras di malam kelam
Tapi bulan sabit tetap saja mengintip
Dari jendela langit yang telah tertutup rapat

Kuncup yang sedang mekar
Bangun dari lipatan masa lalu
Menyesali cemas waktu lampau

Adakah musim kan berganti
Gugur di musim hujan
Mekar di musim panas
Atau langit tak lagi menjadi gelap di malam kelam

Aku menunggu
Kaku dalam kelam

(Parintang-rintang, 22 November 2014)

Advertisements
This entry was posted in Sajak-sajak. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s